Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Budaya Takut Salah

Indonesia sampai sekarang ini masih termasuk negara berkembang. Sebuah pertanyaan besar memang, Indonesia sudah berjalan 80 tahun sejak kemerdekaan. Namun, gelar yang dimiliki masih sebagai negara berkembang. Sebenarnya negara ini berpotensi menjadi negara maju. Faktor pendukungnya dimulai dari alam Indonesia yang sangat melimpah yang merupakan negara negara kepulauan. Sumber daya yang kompleks dimiliki oleh Indonesia mulai dari kekayaan laut hingga kekayaan tanah yang subur dan bisa ditanami berbagai macam tanaman. Selain itu letak Indonesia yang sangat strategis menjadi peluang dalam berhubungan dengan negara lain. Setelah semua faktor mendukung ini, lalu mengapa Indonesia tetap bertahan dengan status negara berkembangnya? Malahan sekarang ini terlihat penurunan dari tahun tahun sebelumnya. Apakah kira kira latar belakang dari masalah ini? Dimana letak kekurangan dan kesalahan kita? Celotehan dari seorang dosen di ruang kuliah. Memberikan kesadaran akan salah satu kekuranga...

Kuliah atau Organisasi?

Gambar
Sebuah kegalauan menimpaku seminggu yang lalu. Sebenernya kasus ini banyak aku pikirkan dari dulu kala, saat mulai masuk kuliah. Tapi saat itu, entah mengapa diriku masih mengelukan kesanggupanku. Walah~ bahasanya berat gasih? Ehehehe Jadi, masalah yang membuatku galau belakangan ini adalah terkait urusanku di bumi Padjadjaran. Ceileh~ Beratnya sih soal hak dan kewajiban, tentang skala prioritas, tentang hidup di usia 22 tahun lah~ gitu... Aku teh tiba tiba bingung sama prioritas aku hidup jauh dari orang tua. Harus memenuhi kewajibanku atau menjalankan hakku? Ya, sebenernya mah jalanin dulu kewajiban maka kamu akan dapat hakmu. Tapi aku bingung memilih ketika hak itu mempunyai nilai yang lebih besar. Maksudnya gimana nih? Gini, aku cerita langsung aja deh, jangan banyak tele-tele ya. Aku disini kan 'diutus' oleh keluargaku untuk kuliah, menuntut ilmu. Nah, aku pergilah ke fakultas yang sudah menerima aku. Saat pertama kali datang ke acara pertama, ada namanya Pene...